• Jelajahi

    Copyright © PILAR KEADILAN RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    1 JULI

    Website

    PEMERHATI LINGKUNGAN KUNJUNGI LAPAS KELAS I MEDAN, KALAPAS TERBUKA DAN KOOPERATIF

    JON INDO
    Selasa, 02 Juni 2026, 2.6.26 WIB Last Updated 2026-06-03T03:12:45Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     
    Medan – Pemerhati lingkungan Ir. Khairi Amri dan Muhammad Khaidir ST beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas I Medan, Senin (tanggal 18/05/2026). Dalam kesempatan tersebut, mereka bertemu langsung dengan Kalapas Kelas I Medan Bapak Fonika Affandi bersama jajaran staf yang terkait.
     
    Tujuan kunjungan ini adalah untuk meninjau lokasi yang akan dijadikan sebagai Koperasi Sampah, guna merencanakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan serta menjadikan kegiatan untuk pembinaan warga binaan agar menjadi bekal warga binaan saat keluar dari masa tahanan sehingga lingkungan yang bersih indah dan menarik tercipta di lingkungan Lapas.
     
    Setelah melakukan peninjauan ke lokasi yang ditentukan, tim pemerhati lingkungan menyaksikan adanya sejumlah orang yang beraksi sebagai pendemo di sekitar area tersebut. Dari pengamatan yang dilakukan, terlihat bahwa pihak Kalapas bersikap sangat kooperatif dan tidak melakukan tindakan kekerasan apapun, berbeda dengan pemberitaan yang beredar di media sosial, ungkap Khairi Amri.
     


    Sementara itu, sekelompok pendemo yang berjumlah hanya beberapa orang terlihat menunjukkan sikap arogan dengan cara memblokade jalan masuk menuju Lapas Kelas I Medan. Tindakan mereka dinilai sebagai upaya yang sengaja dilakukan untuk memancing kericuhan di area lembaga pemasyarakatan tersebut, tegas Muhammad Khaidir saat di wawancara oleh tim media.
     
    Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi pengelolaan lingkungan di Lapas, sekaligus menjadi perhatian bersama dalam menjaga ketertiban dan keamanan di setiap lingkungan publik. Tindakan intimidasi sekelompok orang yang di fasilitasi oleh media telah mencoreng demokrasi yang ada.(Team)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +