• Jelajahi

    Copyright © PILAR KEADILAN RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    1 JULI

    Website

    ‎Konferensi MWC NU Kecamatan Kualuh Hulu Digelar Khidmat di Aek Kanopan‎

    JONKEY
    Sabtu, 16 Mei 2026, 16.5.26 WIB Last Updated 2026-05-16T16:02:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    ‎Aek Kanopan — Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kualuh Hulu pada Sabtu malam, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Anugrah Hotel, Aek Kanopan, dan berlangsung dengan lancar serta penuh khidmat.
    ‎Acara diawali dengan pembacaan Wahyu Ilahi Ayat Suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Kiyai Tuan Heriamsyah Simanjuntak, S.H.I.
    ‎Konferensi ini dihadiri oleh unsur Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Labuhanbatu Utara, di antaranya H. Zakaria Harahap, Tasrip Harahap, Mhd. Yusuf Munthe, Rohiman Batu Bara, H. Abdul Rofiq, S.Sos.I., Ketua Tanfidziyah H. Ahmad Buhori, S.H., Wakil Ketua M. Edy Yamin Simatupang, Wakil Sekretaris M. Ikhsan, Wakil Bendahara Darwin Marpaung, Heriamsyah Simanjuntak, S.H.I., serta para peserta Konferensi MWC NU Kecamatan Kualuh Hulu.
    ‎Sebelum konferensi dimulai, acara terlebih dahulu dibuka oleh H. Zakaria Harahap dan Ketua Tanfidziyah PCNU Labura, H. Ahmad Buhori, S.H.
    ‎Dalam sambutannya, H. Ahmad Buhori menyampaikan bahwa derasnya arus perkembangan teknologi saat ini menjadi tantangan besar bagi umat. Oleh karena itu, Nahdlatul Ulama diharapkan mampu menjadi benteng moral dan keagamaan di tengah perubahan zaman.
    ‎“Kita sebagai warga Nahdlatul Ulama jangan sampai tertinggal. Kecamatan Kualuh Hulu harus menjadi barometer keberhasilan NU di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Ber-NU harus dilakukan secara kaffah, sepenuh hati dan penuh pengabdian,” ujarnya.
    ‎Ia juga mengingatkan bahwa pengurus NU merupakan pelayan umat yang harus bekerja dengan penuh keikhlasan. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Buhori mengutip pesan pendiri NU, KH. Hasyim Asy’ari:
    ‎“Barang siapa yang mengurus NU akan dijadikan santriku, dan barang siapa yang menjadi santriku akan aku do'akan husnul khatimah.”
    ‎Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa siapa pun yang berjuang membesarkan Nahdlatul Ulama akan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
    ‎“Dengan dilaksanakannya konferensi ini, kita berharap akan lahir aspirasi, gagasan, dan sumber daya manusia yang mampu mendukung program-program pemerintah serta kemajuan organisasi,” tambahnya.
    ‎Usai menyampaikan sambutan, Ketua Tanfidziyah PCNU Labura secara resmi membuka Konferensi MWC NU Kecamatan Kualuh Hulu dengan pembacaan basmalah dan ketukan palu sebanyak tiga kali.
    ‎Dalam proses konferensi, pencalonan Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah dilaksanakan secara aklamasi. Hasil konferensi menetapkan Zulfitar Sitorus sebagai Rois Syuriah dan Sulaiman Zuhdi Ritonga sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Kualuh Hulu untuk masa khidmat 2026–2031.
    ‎Dalam pidato perdananya, Ketua Tanfidziyah terpilih, Sulaiman Zuhdi Ritonga, menyampaikan komitmennya untuk membawa NU Kecamatan Kualuh Hulu menjadi lebih maju dan berkembang di masa mendatang.
    ‎Ia juga menegaskan kesiapan MWC NU Kecamatan Kualuh Hulu untuk menjadi tolak ukur kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
    ‎Berdasarkan pantauan wartawan, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.
    ‎Konferensi dimulai pada pukul 20.00 WIB dan berakhir pada pukul 22.00 WIB.(Team)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini