• Jelajahi

    Copyright © PILAR KEADILAN RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    1 JULI

    Website

    DUNIA SUDAH BERBAHAYA! LURAH DI BARUS DITEGUR KARNA TIDAK HARGAI WAKIL RAKYAT, NYARIS DIBACOK WARGA

    JONNI FOUR
    Rabu, 29 April 2026, 29.4.26 WIB Last Updated 2026-04-29T10:18:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini








    TAPANULI TENGAH – Sebuah video yang merekam keributan hebat antara Ketua DPRD Tapanuli Tengah dengan seorang Lurah viral di media sosial dan memicu kemarahan publik. Peristiwa memalukan ini terjadi di Kantor Camat Barus, Senin (27/04/2026), saat berlangsungnya musyawarah terkait penanganan bantuan bencana.


     
    "Ketika Lurah di Kecamatan Barus tidak menghargai Wakil Rakyat, dunia sudah berbahaya," demikian sorotan tajam yang disuarakan masyarakat terkait insiden ini.
     



    Kronologi Keributan
     
    Dalam video yang beredar, terlihat Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani, sedang memimpin forum diskusi dengan tertib. Suasana berubah drastis saat Lurah Padang Masiang berinisial HH datang memasuki ruangan.
     
    Sikap Lurah tersebut dianggap sangat tidak sopan dan melanggar etika birokrasi. Ia masuk mengenakan pakaian dinas lengkap, namun dengan santainya menyalakan rokok tepat di hadapan pimpinan rapat dan seluruh peserta forum.
     
    Tindakan itu langsung mendapat teguran keras dari Ketua DPRD. Namun alih-alih meminta maaf atau menghentikan kebiasaan buruknya, Lurah HH justru menunjukkan sikap arogan.
     
    Ia terlihat memukul meja dan membentak Ketua DPRD, sehingga terjadi cekcok mulut yang sangat panas di depan umum.
     
    Warga Emosi, Lurah Nyaris Dikeroyok
     
    Aksi tak senonoh pejabat desa ini akhirnya menyulut emosi masyarakat yang hadir. Warga yang melihat ketidakadilan dan ketidakhormatan terhadap wakil rakyat langsung tersulut amarah.
     
    Situasi nyaris ricuh besar dan kekerasan fisik, di mana warga terlihat ingin melakukan penyerangan terhadap Lurah tersebut. Beruntung, aparat kepolisian yang sigap segera bertindak mengamankan yang bersangkutan agar tidak terjadi hal yang lebih buruk.
     
    Lurah HH kemudian diamankan dan dibawa ke Markas Polres Tapanuli Tengah untuk mendinginkan suasana dan menghindari amuk massa.
     
    Polisi Benarkan Insiden
     
    Kapolres Tapanuli Tengah, Alan Haikel, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden dipicu oleh sikap oknum lurah yang memancing emosi masyarakat hingga situasi menjadi sangat panas.
     
    "Saat ini situasi sudah kondusif, namun kami masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kasus ini," ujar Alan Haikel.
     
    Insiden ini menjadi tamparan keras bagi dunia birokrasi, mengingat seorang pejabat pemerintahan desa seharusnya menjadi teladan, bukan justru merusak tatanan dan tidak menghargai aturan serta pimpinan.
     

    hingga Berita Ini di di publikasikan belum ada Tanggapan Resmi dari pihak terkait.
     
     (tIm)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +