• Jelajahi

    Copyright © PILAR KEADILAN RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    1 JULI

    Website

    MENGEMBANGKAN HUTAN WAKAF MENUJU INDONESIA HIJAU

    JONNI FOUR
    Kamis, 12 Maret 2026, 12.3.26 WIB Last Updated 2026-03-13T03:33:45Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Jakarta, 13 Maret 2026 - 
    MASPERA Indonesia (Masyarakat Peduli Agraria) bersama Yayasan Wakaf Iqtishad Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Mengembangkan Hutan Wakaf Menuju Indonesia Hijau.” Kegiatan tersebut dilaksanakan kemarin pada hari Selasa, 10 Maret 2026, di Ruang Manggala Resto & Cafe, Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
    Seminar nasional itu dihadiri sekitar 300 peserta yang mengikuti kegiatan secara luring (offline) maupun daring (online) melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Peserta berasal dari berbagai kalangan, antara lain akademisi, mahasiswa, lembaga perbankan, lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan, yayasan wakaf, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
    Kegiatan ini didukung oleh beberapa sponsor, antara lain Bank Syariah Indonesia (BSI), PT Pegadaian, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Yayasan Yatim Mandiri, serta beberapa lembaga lainnya.
    Keynote speech disampaikan oleh:Dr. Muchamad Saparis Soedarjanto, S.Si., M.T.
    Direktur Rehabilitasi Hutan pada Direktorat Jenderal PDASRH, Kementerian Kehutanan RI.
    Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa deforestasi hutan di Indonesia mencapai sekitar 25 ribu hektare per tahun, angka yang dinilai cukup besar. Hal ini terjadi karena pemanfaatan hutan yang belum dipahami secara baik oleh berbagai elemen masyarakat. Saat ini, laju deforestasi masih lebih cepat dibandingkan upaya reboisasi.
    Seminar yang digelar pada beberapa hari yang lalu itu menghadirkan beberapa narasumber, yaitu:
    Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, S.Ag., M.Ag. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Topik: Strategi Kolaborasi Pemerintah, Lembaga Agama, dan Masyarakat dalam Program Hutan Wakaf.
    Beliau menyampaikan bahwa selama ini wakaf di Indonesia masih belum banyak menyentuh isu-isu lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan hutan wakaf menjadi sangat penting karena sudah memiliki payung hukum dan regulasi yang dapat mendukung upaya pelestarian hutan.
    Anas Nasikhin, M.Si Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Topik tema yang disampaikannya ialah, Peranan BWI dalam Mendorong Hutan Wakaf sebagai Upaya Strategis Reforestasi.
    Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa dunia saat ini menghadapi tiga isu besar, yaitu:
    1. Kegagalan dalam mencegah perubahan iklim
    2. Kegagalan beradaptasi terhadap perubahan iklim
    3. Kehilangan keanekaragaman hayati dan rusaknya ekosistem
    Menurutnya, ekonomi hijau merupakan salah satu solusi untuk menghadapi krisis lingkungan global, dan wakaf merupakan instrumen unik dalam ekonomi syariah yang dapat mendukung implementasi konsep tersebut.
    Acc. Prof. Agustianto, M.A.
    Ketua Umum MASPERA Indonesia, Pemerhati Kehutanan dan Konsultan Ekonomi Syariah
    Topik: Konsep Hutan Wakaf dan Pemberdayaan Ekonomi Umat.
    Beliau menegaskan bahwa keberadaan hutan wakaf di Indonesia masih sangat terbatas, sehingga diperlukan dukungan pemerintah serta kampanye kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pertambangan. Diharapkan mereka dapat mewakafkan sebagian lahannya untuk dijadikan hutan wakaf, sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.
    Acara ini dimoderatori oleh H. Nasli Hizam Pane, S.HI Direktur Eksekutif MASPERA Indonesia.
    Output Seminar
    Seminar nasional ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting, antara lain:
    1. Rekomendasi pengembangan Hutan Wakaf secara nasional.
    2. Penyusunan draft roadmap implementasi Hutan Wakaf.
    3. Terbentuknya jejaring kolaborasi antar stakeholder.
    4. Komitmen bersama untuk membentuk pilot project Hutan Wakaf di berbagai daerah di Indonesia.
    Di akhir acara, Nasli Hizam Pane, S.HI mewakili panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber, sponsor, serta peserta seminar yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses.(Team)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +