masukkan script iklan disini
MEDAN - Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kota Medan periode 2026–2031, Nurrahman, S.Pd, menegaskan komitmennya untuk menjadikan HIPKA Kota Medan sebagai wadah yang mampu mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru sekaligus membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan kelas usahanya.
Hal itu disampaikan Nurrahman dalam pidatonya usai prosesi pelantikan BPD HIPKA Kota Medan periode 2026-2031 yang digelar di Gedung PKK Pemerintah Kota Medan, Sabtu (5/9/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPKA, Dr. H. Kamarussamad, serta Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Sumatera Utara, Anggi Raditya Lubis, S.P., M.M., yang didampingi Sekretaris BPW HIPKA Sumut, Aja Syahri, S.Ag., M.Sos., beserta jajaran pengurus.
Dalam kesempatan tersebut, Nurrahman mengaku merasa bangga sekaligus tersanjung karena kepengurusan BPD HIPKA Kota Medan periode 2026–2031 dapat dilantik secara langsung oleh Ketua Umum BPP HIPKA, Dr. H. Kamarussamad.
Menurutnya, kehadiran langsung Ketua Umum BPP HIPKA menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi seluruh jajaran HIPKA Kota Medan. Terlebih, Kamarussamad yang juga merupakan Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Gerindra, secara khusus datang ke Kota Medan untuk menghadiri dan melantik kepengurusan BPD HIPKA Kota Medan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kakanda Dr. H. Kamarussamad bahkan sejak sebelum subuh sudah bersiap untuk terbang ke Kota Medan dan pada sore harinya kembali ke Jakarta. Kehadiran beliau menjadi motivasi besar bagi kami untuk menjalankan amanah organisasi ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Nurrahman.
Ia menjelaskan, terbentuknya BPD HIPKA Kota Medan menjadi catatan penting karena untuk pertama kalinya HIPKA hadir dengan kepengurusan definitif di tingkat Kota Medan. Karena itu, dirinya bersama jajaran pengurus bertekad menjadikan momentum tersebut sebagai awal dari gerakan nyata dalam bidang kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Nurrahman mengatakan, HIPKA Kota Medan tidak ingin hanya menjadi organisasi yang berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, HIPKA akan berupaya hadir langsung di tengah masyarakat dengan menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan pelaku usaha.
Salah satu fokus utama HIPKA Kota Medan, kata dia, adalah membangun program dari tingkat grassroot atau akar rumput, khususnya melalui proses inkubasi bagi calon-calon pengusaha.
Program tersebut akan menyasar kader dan adik-adik HMI serta masyarakat Kota Medan secara umum yang memiliki minat dan potensi untuk mengembangkan usaha.
“Kita hanya mencoba untuk ikut serta membina UMKM di Kota Medan agar bisa naik level usahanya. Kita ingin memberikan ruang, pendampingan dan akses agar masyarakat yang memiliki potensi usaha dapat berkembang menjadi pengusaha yang mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya.
Untuk merealisasikan program tersebut, HIPKA Kota Medan juga terus membangun komunikasi dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi pengusaha, lembaga penelitian maupun para pelaku UMKM.
Sejumlah pihak yang telah dijajaki untuk bekerja sama di antaranya Pemerintah Kota Medan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan, HIPMI Kota Medan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), para pelaku UMKM, Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dan berbagai pihak lainnya.
Nurrahman juga mengungkapkan bahwa sebelumnya jajaran HIPKA Kota Medan telah melakukan audiensi dan berdiskusi dengan Pemerintah Kota Medan terkait berbagai peluang pengembangan ekonomi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, HIPKA mendapat sambutan positif serta masukan dan pandangan dari jajaran Pemerintah Kota Medan mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk ikut mendorong kemajuan ekonomi di Kota Medan.
Sebelumnya, Wali Kota Medan juga telah mengonfirmasi rencana kehadirannya dalam acara Forum Bisnis dan Pengukuhan Pengurus BPD HIPKA Kota Medan periode 2026-2031.
Namun, karena adanya tugas negara yang dinilai lebih mendesak, Wali Kota Medan berhalangan hadir dan kemudian menunjuk perwakilan Pemerintah Kota Medan untuk menghadiri kegiatan tersebut. Pemerintah Kota Medan selanjutnya diwakili oleh Kepala Dinas yang membidangi UMKM, koperasi, perindustrian dan perdagangan.
Bagi Nurrahman, dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi energi positif bagi HIPKA Kota Medan untuk segera bergerak menjalankan program-program yang telah disiapkan.
Ia berharap HIPKA Kota Medan ke depan mampu menjadi jembatan antara masyarakat, pelaku UMKM, pemerintah dan dunia usaha, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pengusaha.
“Ini bukan hanya tentang organisasi, tetapi bagaimana HIPKA bisa memberikan manfaat nyata. Kami ingin hadir, membina dan membuka peluang agar semakin banyak pengusaha baru lahir dari Kota Medan,” pungkas Nurrahman.
(Red)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar